• Jelajahi

    Copyright © Divisi polri news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan

    Senin, 11 Mei 2026

    Para Pelaku yang Diduga Lakukan Perusakan-Penjarahan Warung Seorang Janda Akhirnya Diciduk Polisi Cirebon


    Petugas dari Polres Cirebon Kota berhasil meringkus sejumlah orang yang diduga ikut dalam aksi brutal gerombolan bermotor di Gang Pandesan 1, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon pada Minggu, 3 Mei 2026 malam.

    Barang bukti menjadi penanda terbongkarnya teror kelompok motor yang sebelumnya membuat warga Gang Pandesan 1 resah usai sebuah warung milik janda diserbu gerombolan bermotor bersenjata tajam.

    "Jadi siang ini kita merilis pelaku tindak pidana setiap orang dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan atau pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang bisa kita sebut kelompok motor," ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, Senin (11/5/2026).


    Polisi kini telah mengamankan enam orang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, dua orang resmi ditetapkan sebagai tersangka yakni RS (44 tahun) dan PS (40 tahun)."Dari enam orang ini, dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka," tuturnya.

    Para pelaku dijerat Pasal 262 junto Pasal 479 atau Pasal 476 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.


    Kapolres mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.


    Saat itu, korban tengah berjualan seperti biasa sebelum tiba-tiba didatangi puluhan orang yang diduga bagian dari kelompok motor tertentu.

    "Mereka terafiliasi pada kelompok motor tertentu, sehingga melakukan pengejaran terhadap korban termasuk merusak warung milik korban," ucapnya.

    Polisi Ringkus Geng Motor yang Meresahkan Warga Pandesan


    Satreskrim Polres Cirebon Kota meringkus enam pelaku pengrusakan dan pencurian yang terjadi di Pendesan, Kelurahan Pekalangan, Kota Cirebon. Dari enam pelaku dua ditetapkan sebagai tersangka.pengrusakan dan pencurian.

    Sebelumnya, beredar video puluhan berandalan motor ribut dengan warga Pandesan pada Minggu (3/5/2026). Dalam video mereka mengejar salah satu warga dan melakukan pengrusakan serta pencurian di tempat usaha korban.

    Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, dua pelaku yang ditetapkan tersangka berinisial RS (44) dan VSA (23). Kedua tersangka terbukti melakukan pengrusakan toko dan mencuri sejumlah barang yang ada di dalamnya.


    “Sudah kami amankan kini tengah dalam proses penyidikan di Satreskrim Polres Cirebon Kota,” kata Eko kepada wartawan saat konferensi pers, Senin (11/5/2026)

    Masih kata Eko, kejadian ini bermula saat berandalan motor tengah berkumpul di sekitar Stadion Bima. Kemudian saat live di media sosial mereka di tantang oleh rivalnya. Geng motor itu kemudian konvoi keliling Kota Cirebon mencari rivalnya.

    “Ada sebanyak 50 orang yang ikut dalam konvoi tersebut keliling Kota Cirebon mencari rivalnya yang menantang di live medsos,” jelas Eko.

    Saat diperjalanan, konvoi motor berhenti melihat korban memakai baju salah satu berandalan motor yang menjadi rivalnya. Pelaku langsung mengejar korban hingga ke dalam gang. Kesal buruannya kabut pelaku merusak toko dan mencuri.


    “Korban lari karena takut jadi sasaran konvoi berandalan motor Meski berhasil kabur toko dan barang dagangannya jadi korban,” tambah Eko.

    Dari hasil penyidikan, Satreskrim Polres Cirebon Kota mengamankan tongkat baseball, sangkur, jaket berandal motor dan barang yang dicuri. Pelaku terancam KUHP Pasal 262 tentang pencurian atau pengrusakan dengan ancaman 9 tahun penjara.

    “Kami tidak segan-segan menindak tegas siapapun yang sudah menganggu kondusivitas Kota Cirenon,

    Sabtu, 25 April 2026

    Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru


    Depok – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks.

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakernis Korbrimob Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, serta seluruh pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob se-Indonesia.

    Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan profesionalisme Korbrimob Polri sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih, antara lain keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, prestasi di ajang internasional World Police & Fire Games, serta penghargaan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik. Capaian ini menunjukkan bahwa Brimob memiliki kapasitas yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

    Wakapolri menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.

    Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat.

    Selain itu, Wakapolri mendorong penguatan pelaksanaan tugas berbasis riset dengan memanfaatkan ekosistem akademik melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan kemampuan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.

    Sejalan dengan itu, percepatan adaptasi teknologi modern menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, dan body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

    Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional guna memberikan respons cepat dan tepat dalam melindungi masyarakat.

    Sebagai arah pengembangan ke depan, Wakapolri menjabarkan Road Map Transformasi Korbrimob yang terbagi dalam tiga fase utama, yaitu pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) baik pada domain fisik maupun siber.

    Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis.

    Polri berkomitmen untuk terus memperkuat Korbrimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya, serta selalu hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

    Dialog bersama Tokoh Masyarakat Loktuan : Polri himbau untuk bersama Jaga Keamanan lingkungan


    BONTANG, 17 April 2026 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan AIPTU Bambang Sumantri, S.H. bersama Kaapolsub Sektor Loktuan dari Polsek Bontang Utara Kesatuan Polres Bontang melaksanakan kegiatan sambang kunjung dengan tokoh masyarakat pada Jumat, 17 April 2026, pukul 11.00 Wita. Kegiatan tersebut bertempat di Jl. Kapal Tangker RT 26 Kel. Loktuan Kec. Bontang Utara Kota Bontang dengan menemui Bpk Abdul Azis.


    Dalam pertemuan tersebut, AIPTU Bambang Sumantri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mensosialisasikan Hotline Kapolres Bontang di nomor 0822 5252 8823 yang bisa dihubungi via WA dan SMS. Hotline ini disiapkan agar masyarakat dapat menyampaikan saran, kritik, dan keluhan secara cepat untuk segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.


    Ia juga mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kel. Loktuan agar tetap aman dan kondusif. Warga diimbau waspada terhadap penipuan media sosial dengan modus hadiah, undian, lelang kendaraan, maupun aplikasi undangan dari orang tidak dikenal.


    Himbauan lain yang disampaikan meliputi kewaspadaan terhadap kejahatan 3C yaitu curian, curat, dan curanmor, peredaran uang palsu, penyalahgunaan narkoba, serta paham radikal yang tidak sesuai ideologi Pancasila. Bpk Abdul Azis diminta membantu menyampaikan pesan ini kepada warga sekitar.


    AIPTU Bambang Sumantri menegaskan apabila ada hal yang menonjol agar segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek Bontang Utara. Bpk Abdul Azis menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan siap bersinergi menjaga keamanan lingkungan. Selama kegiatan, situasi terpantau aman dan giat berjalan lancar.

    TikTok patuhi PP Tunas soal pembatasan medsos untuk anak

     Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa platform media sosial TikTok telah mematuhi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak dan aturan turunannya.

    Adapun peraturan tersebut menetapkan pembatasan akses media sosial (medsos) untuk anak di bawah 16 tahun. Meutya mengapresiasi itikad baik TikTok yang memutuskan untuk mematuhi PP Tunas sebagai upaya perlindungan anak-anak Indonesia di ranah digital.

    "Kami bersuka cita bahwa hari ini pemerintah dapat menyampaikan apresiasi kepada platform TikTok yang sudah memutuskan bergabung dalam gerakan bersama untuk melindungi anak-anak, khususnya di Indonesia," kata Meutya di kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Selasa.

    Meutya memaparkan, TikTok telah melaksanakan berbagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas seperti menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada pemerintah Indonesia untuk menjalankan hal-hal yang tertera di dalam PP Tunas dan juga peraturan turunannya.

    Selain itu, TikTok telah menyatakan batas usia minimum pengguna platformnya menjadi 16 tahun melalui publikasi di halaman pusat bantuan. Platform media sosial itu juga disebut berkomitmen untuk memperbarui secara bertahap pelaksanaan kebijakan tersebut.

    Meutya mengatakan, TikTok menjadi platform digital pertama yang melaporkan telah menonaktifkan akun anak berusia di bawah 16 tahun di Indonesia. Per tanggal 10 April 2026, tercatat TikTok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun.

    "Ini adalah langkah kemenangan awal bagi publik, orang tua, anak di Indonesia dan kita, sekali lagi apresiasi TikTok yang sudah melaporkan awal terkait jumlah akun yang berhasil di take down," ujarnya.

    Meutya mendorong platform digital lain mengikuti langkah TikTok untuk melaporkan jumlah akun anak di bawah 16 tahun yang telah dinonaktifkan.

    Dengan demikian, kini sudah ada enam dari delapan platform pada tahap awal implementasi PP Tunas yang telah menyatakan kepatuhannya, yakni X, Bigolive, Instagram, Facebook, Threads, dan TikTok. Sedangkan Roblox dan YouTube masih dikategorikan sebagai platform yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan PP Tunas.

    Kemkomdigi memberi tenggat waktu tiga bulan kepada platform digital lain untuk menyampaikan laporan hasil penilaian mandiri mengenai profil risiko produk, fitur, dan layanannya.

    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunan


    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunanPolres Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan pemantauan terhadap aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mencegah praktik penimbunan usai penyesuaian harga.

    "Kami hadir di SPBU Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Kuala Kurun tetap tercukupi,” kata Kabag Ops AKP Nurheriyanto di Kuala Kurun, Senin

    Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini merupakan langkah preventif Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

    Kehadiran polisi di tengah area pengisian bahan bakar tersebut bertujuan untuk memantau langsung aktivitas niaga sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengendara yang sedang mengantre.

    Monitoring dipimpin langsung oleh Kabag Ops, yang didampingi Kasat Samapta AKP A Agung Gede Raka Sumiartha, Piket Pamapta Ipda M Ramly, serta sejumlah personel piket fungsi lainnya.

    Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi adanya praktik kecurangan maupun potensi penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab, usai kenaikan harga BBM non subsidi.

    Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU, guna mencegah terjadinya kemacetan panjang yang kerap terjadi saat adanya fluktuasi harga maupun peningkatan volume kendaraan.

    Kabag Ops menegaskan, Polri berkomitmen penuh mengawal kebijakan pemerintah agar tidak terjadi panic buying atau pembelian berlebihan karena rasa takut akan kelangkaan produk.

    Pengawasan ini, sambungnya, tidak hanya dilakukan secara sepintas, namun juga mencakup pengecekan stok ketersediaan di tangki pendam SPBU.

    “Monitoring ini dilakukan secara humanis guna mencegah adanya kepanikan maupun upaya penimbunan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak," kata Nurheriyanto.

    Di lapangan petugas juga mengimbau warga agar tetap tertib saat mengantre, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan menggunakan sarana yang dilarang oleh regulasi.

    Selain aspek keamanan stok, penataan kendaraan menjadi poin penting mengingat letak SPBU yang berada di jalur protokol Jalan Pangeran Diponegoro. Petugas memastikan antrean kendaraan tidak memakan bahu jalan secara berlebihan agar aktivitas warga lainnya tidak terganggu.

    Polres Gumas berencana akan terus melakukan patroli serupa secara berkala di berbagai SPBU di wilayah hukum setempat, sebagai bentuk dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Diberitakan sebelumnya, harga sejumlah BBM non subsidi mengalami kenaikan per 18 April 2026, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

    Jabar target cetak kelas menengah baru lewat beasiswa sekolah industri


    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan terciptanya kelas menengah baru di Jawa Barat dengan membuka akses bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk menembus sekolah industri unggulan yang selama ini sulit dijangkau masyarakat ekonomi bawah.

    Melalui skema beasiswa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mencetak tenaga kerja berkualifikasi tinggi yang mampu menempati posisi strategis di sektor manufaktur, guna memutus rantai kemiskinan secara struktural.

    "Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat dari sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ," ujar Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat.

    Pria yang akrab disapa KDM ini menjelaskan saat ini akses beasiswa telah diberikan kepada 100 siswa dan direncanakan melonjak hingga 800 penerima.

    Dengan latar belakang pendidikan unggulan, para siswa tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi buruh kasar, namun memiliki jalur karier yang jelas hingga level manajer di perusahaan besar.

    Langkah ini disambut positif oleh dunia usaha. Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar Ning Wahyu Astutik usai Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung, Kamis (23/4), menilai ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni merupakan kunci utama agar industri tetap bertahan dan kompetitif di Jawa Barat.

    "Beliau (KDM) fokus untuk menciptakan SDM-SDM yang berkualifikasi dengan menciptakan sekolah gratis bagi anak-anak yang mampu secara akademik. Kemudian nantinya dibentuk menjadi satu talent untuk mendukung para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja," kata Ning.

    Forum Industri Jawa Barat tersebut menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kurikulum pendidikan.

    Selain penguatan kualitas tenaga kerja, forum ini juga merumuskan langkah penyelesaian kendala investasi, hilirisasi industri, hingga penerapan industri hijau yang berkelanjutan di Jawa Barat.

    Bhabinkamtibmas Desa Kendal Rutin Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas


    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Desa Kendal Polsek Astanajapura Polresta Cirebon Brigadir Mistoful Munawaroh melaksanakan kegiatan sambang kepada warga, Jumat (24/04/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan dengan mengunjungi tokoh masyarakat guna menjalin komunikasi yang baik, sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, serta mendorong terciptanya tertib sosial di lingkungan desa.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Astanajapura AKP Suwito, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang rutin dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Dengan kegiatan ini, diharapkan Bhabinkamtibmas dapat mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolsek.

    Polsek Astanajapura juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

    Bhabinkamtibmas Pangenan Jalin Dialog, Tingkatkan Kamtibmas


    Dalam upaya menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban masyarakat, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pangenan secara aktif melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan pembinaan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja kepolisian untuk membangun sinergitas dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada tanggal 25 April 2026 ini, dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., melalui personel Binmas Polsek Pangenan. Fokus utama dari giat sambang ini adalah untuk menjalin komunikasi dua arah dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan himbauan yang konstruktif.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat. “Kegiatan Sambang Dialogis dan pembinaan Polsek Pangenan dilaksanakan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyambangi pemukiman warga Desa Japura Lor dilanjutkan dengan memberikan himbauan kepada warga Desa Japura Lor untuk tetap bekerjasama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Desa Japura Lor pada khususnya dan masyarakat wilayah Kecamatan Pangenan pada umumnya,” ujar Kapolsek Pangenan.

    Melalui dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada warga mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas serta cara pencegahannya. Himbauan juga disampaikan mengenai pentingnya kewaspadaan, melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwajib, serta menjaga kerukunan antarwarga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan peran penting mereka dalam menjaga kamtibmas akan semakin meningkat, sehingga Desa Japura Lor secara khusus dan Kecamatan Pangenan secara umum dapat senantiasa kondusif.

    Sabtu, 09 Agustus 2025

    Bhabinkamtibmas Cirebon Jalin Silaturahmi dan Himbau Warga


    Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Kubang, Polsek Talun, Polresta Cirebon, melakukan sambang warga di Desa Kubang, Kecamatan Talun, pada tanggal 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kedekatan dan memastikan keamanan serta ketertiban di lingkungan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kerandon, Aipda Suharjo, secara langsung memberikan himbauan mengenai pentingnya kesadaran akan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu fokus utama himbauan adalah pengenalan dan penggunaan call center Kepolisian dengan nomor 110.


    Aipda Suharjo menekankan bahwa nomor darurat ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat apabila membutuhkan pertolongan dari pihak Kepolisian dalam situasi yang mendesak.


    Menanggapi kegiatan ini, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol IMARA UTAMA, SH., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Talun, AKP Ngatidja, SH., MH., memberikan arahan kepada seluruh Bhabinkamtibmas.


     Beliau menegaskan pentingnya untuk selalu menjalin komunikasi yang intensif dan membangun kerjasama yang solid dengan segenap elemen masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, serta memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.