• Jelajahi

    Copyright © Divisi polri news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Sabtu, 25 April 2026

    Diduga Jual Obat Keras Tanpa Resep, Konter di Babelan Disorot Warga


    Bekasi – Sebuah konter yang berada di kawasan Jl. Gelora, Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan warga. Pasalnya, tempat tersebut diduga menjual obat keras seperti tramadol dan eximer tanpa resep dokter.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, aktivitas penjualan obat-obatan tersebut disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kekhawatiran, terutama terhadap kalangan remaja.

    “Sering terlihat anak-anak muda datang ke sana, kami khawatir kalau memang benar menjual obat keras tanpa aturan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

    Dari pantauan di lokasi, konter tersebut tampak seperti kios aksesoris dan kebutuhan ponsel pada umumnya. Namun, warga menduga ada aktivitas lain yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Penjualan obat keras seperti tramadol dan eximer sendiri seharusnya dilakukan melalui jalur resmi dan menggunakan resep dokter, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

    Warga pun berharap pihak berwenang, khususnya Kepolisian Sektor (Polsek) Babelan, dapat segera melakukan pengecekan dan penindakan jika ditemukan adanya pelanggaran.

    “Kami minta aparat turun langsung untuk memastikan kebenarannya, supaya lingkungan tetap aman,” tambah warga lainnya.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut.

    Italia kirim kapal ranjau, amankan Selat Hormuz

     


    Italia menyiapkan hingga empat kapal, termasuk dua penyapu ranjau, untuk bergabung dalam misi internasional membersihkan Selat Hormuz.

    Kepala Staf Angkatan Laut Italia Giuseppe Berutti Bergotto menyebut rencana kontinjensi mencakup dua kapal penyapu ranjau, satu kapal pengawal, dan satu kapal logistik.

    "Rencana darurat yang disusun oleh Kepala Staf Pertahanan mencakup sebuah kelompok yang terdiri dari dua kapal penyapu ranjau, sebuah kapal pengawal, dan sebuah kapal logistik," kata Bergotto kepada RAI, seperti dikutip Reuters.

    Ia menegaskan Italia akan bertindak bersama koalisi internasional. “Jelas kami tidak bertindak sendirian. Kami adalah bagian dari koalisi internasional, dan negara-negara lain juga akan mengirimkan kapal penyapu ranjau,” ujarnya, seraya menyebut Inggris, Prancis, Belgia, dan Belanda memiliki kemampuan serupa.

    Rencana ini muncul setelah pertemuan para pemimpin Eropa di Paris yang membahas upaya multinasional untuk mengamankan jalur pelayaran di Hormuz, yang sempat terganggu akibat konflik AS-Israel dengan Iran.

    Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Sejumlah negara telah menyatakan kesiapan bergabung dalam misi pengamanan jalur tersebut.

    Bergotto mengatakan kapal Italia akan berlayar dari pelabuhan La Spezia dan membutuhkan waktu sekitar empat minggu untuk mencapai lokasi. Saat ini, Italia memiliki delapan kapal penyapu ranjau aktif.

    Sementara itu, Menteri Pertahanan Guido Crosetto menyatakan pemerintah akan meminta persetujuan parlemen sebelum mengesahkan partisipasi Italia dalam misi tersebut. (DH)

    Arab Saudi sampaikan duka atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon

     Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia atas gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia saat bertugas di Lebanon.

    Kedubes Arab Saudi di Jakarta menyatakan ungkapan duka terdalam kepada keluarga Praka Rico serta rakyat dan Pemerintah Indonesia atas wafatnya prajurit TNI itu dalam misi menjaga perdamaian yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) akibat serangan Israel

    Dalam pernyataan Kedubes Arab Saudi di platform X, Sabtu, Kerajaan Arab Saudi juga menyatakan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.

     

    Praka Rico Pramudia menjadi prajurit kedua TNI yang gugur akibat serangan artileri, yang diindikasikan berasal dari Israel terhadap posisi UNIFIL, sejak 29 Maret lalu.

    Praka Rico mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (24/4) usai dirawat selama hampir sebulan akibat luka yang diderita dalam insiden yang terjadi di Adchit Al-Qusayr itu. Insiden serangan itu juga menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon.

    Dengan wafatnya Praka Rico, Indonesia sudah kehilangan empat prajurit TNI saat bertugas bersama UNIFIL di Lebanon selatan dalam sebulan terakhir.

    Indonesia menuai banyak keuntungan dari kerja sama militer dengan Korsel

    Pakar pertahanan dan hubungan internasional Binus University Curie Maharani menilai Indonesia akan menerima banyak keuntungan jika terus membangun kerja sama di bidang militer dengan Korea Selatan (Korsel).

    Hal tersebut dikatakan Curie mengingat Indonesia sempat terlibat dalam beberapa proyek kerja sama militer, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) prajurit, kerja sama di bidang AI dan pembuatan pesawat tempur KF-21 Boramae.

    ‘’Meski Indonesia dan Korsel sama-sama bukan negara inovator teknologi pertahanan, Korsel bernilai strategis bagi Indonesia sebagai penyuplai, pemandu utama, dan kolaborator norma,’’ kata Curie saat acara pembukaan Lomba Menulis yang diselenggarakan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) bertema ‘’Kemitraan Strategis RI-Korsel 2026: Pertahanan, AI, dan Pengembangan SDM’’ seperti dikutip siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

    Curie pun merinci beberapa keuntungan yang akan didapat Indonesia dari kerja sama ini. Pertama, sebagai sumber akses bagi Indonesia untuk mendapatkan teknologi standar Barat dari tangan kedua.

    "Dengan demikian, Indonesia mempunyai kesempatan untuk meningkatkan kualitas teknologi alat utama sistem senjata (alutsista) berikut SDM-nya," ujarnya.

    Kedua, kata Cure, Korsel sebagai raksasa baru industri pertahanan dunia dengan konsumen global, membutuhkan rantai suplai berdaya saing yang memungkinkan diisi oleh Indonesia.

    Dengan bekerja sama dengan Indonesia, menurut dia, Korea Selatan akan mendapatkan kepastian dari segi kepastian produk, logistik hingga pendistribusian produk.

    Ketiga, lanjut Curie, baik Indonesia maupun Korea Selatan, bisa lebih fokus dalam pengembangan penggunaan AI di sektor pertahanan.

    ‘’Indonesia perlu menyusun strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi kemitraan dengan Korsel tersebut,’’ paparnya.

    Curie pun menyoroti secara khusus kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang pengembangan KF-21 Boramae. Menurut dia, kerja sama itu merupakan proyek strategis karena berdampak pada kemandirian industri pertahanan Indonesia.

    Meskipun, menurut dia, ekspektasi awal Indonesia akan proyek ini perlu disesuaikan dengan realitas terkini.

    “Pengembangan KF-21 tetap strategis meski mungkin manfaat yang akan didapat tidak sama seperti yang diperhitungkan di awal," kata dia.

    "Harapannya, penambahan mitra baru dalam pengembangan versi lanjutan KF-21 akan mengurangi cost share dan risiko kegagalan yang ditanggung kedua negara,” sambung Curie.

    Kendati demikian, Curie tetap optimistis kerja sama ini akan membawa dampak kemajuan di bidang peningkatan teknologi alutsista TNI.

    Kegiatan Lomba menulis yang digelar ISDS ini berlangsung mulai 17 April hingga 7 Juni 2026 yang bisa diikuti seluruh kalangan masyarakat yang usianya di atas 17 tahun. Info selengkapnya tentang lomba ada pada https://bit.ly/Lomba-RI-Korsel.

    TikTok patuhi PP Tunas soal pembatasan medsos untuk anak

     Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa platform media sosial TikTok telah mematuhi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak dan aturan turunannya.

    Adapun peraturan tersebut menetapkan pembatasan akses media sosial (medsos) untuk anak di bawah 16 tahun. Meutya mengapresiasi itikad baik TikTok yang memutuskan untuk mematuhi PP Tunas sebagai upaya perlindungan anak-anak Indonesia di ranah digital.

    "Kami bersuka cita bahwa hari ini pemerintah dapat menyampaikan apresiasi kepada platform TikTok yang sudah memutuskan bergabung dalam gerakan bersama untuk melindungi anak-anak, khususnya di Indonesia," kata Meutya di kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Selasa.

    Meutya memaparkan, TikTok telah melaksanakan berbagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas seperti menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada pemerintah Indonesia untuk menjalankan hal-hal yang tertera di dalam PP Tunas dan juga peraturan turunannya.

    Selain itu, TikTok telah menyatakan batas usia minimum pengguna platformnya menjadi 16 tahun melalui publikasi di halaman pusat bantuan. Platform media sosial itu juga disebut berkomitmen untuk memperbarui secara bertahap pelaksanaan kebijakan tersebut.

    Meutya mengatakan, TikTok menjadi platform digital pertama yang melaporkan telah menonaktifkan akun anak berusia di bawah 16 tahun di Indonesia. Per tanggal 10 April 2026, tercatat TikTok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun.

    "Ini adalah langkah kemenangan awal bagi publik, orang tua, anak di Indonesia dan kita, sekali lagi apresiasi TikTok yang sudah melaporkan awal terkait jumlah akun yang berhasil di take down," ujarnya.

    Meutya mendorong platform digital lain mengikuti langkah TikTok untuk melaporkan jumlah akun anak di bawah 16 tahun yang telah dinonaktifkan.

    Dengan demikian, kini sudah ada enam dari delapan platform pada tahap awal implementasi PP Tunas yang telah menyatakan kepatuhannya, yakni X, Bigolive, Instagram, Facebook, Threads, dan TikTok. Sedangkan Roblox dan YouTube masih dikategorikan sebagai platform yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan PP Tunas.

    Kemkomdigi memberi tenggat waktu tiga bulan kepada platform digital lain untuk menyampaikan laporan hasil penilaian mandiri mengenai profil risiko produk, fitur, dan layanannya.

    Meta dan Google diperiksa Kemkomdigi soal dugaan pelanggaran PP Tunas

     Perusahaan platform digital Meta dan Google memenuhi panggilan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

    Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar menjelaskan, Meta telah menjalani pemeriksaan di Kantor Kemkomdigi pada Senin (6/4). Sedangkan Google mendatangi Kemkomdigi hari ini, Selasa.

    "Platform Meta yang membawahi Facebook, Instagram, dan Threads, serta Google yang memiliki YouTube, telah memenuhi panggilan kedua kita," kata Alexander di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat pada Selasa.

    Selama proses pemeriksaan, kedua perusahaan tersebut dicecar 29 pertanyaan untuk mendalami dugaan pelanggaran atas peraturan yang berlaku di Indonesia.

    "Jadi fokus kita adalah kepada pasal 30 Peraturan Menteri tentang pelaksanaan PP Tunas," ujar Alexander.

    Adapun Kemkomdigi belum mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut karena masih akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

    Alexander menambahkan Meta menjanjikan akan memberikan dokumen tambahan untuk melengkapi proses pemeriksaan.

    Diketahui, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara tegas menyampaikan pemanggilan terhadap Meta dan Google sebagai imbas dari kedua raksasa teknologi tersebut tidak mematuhi ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) dan aturan turunannya.

    Meutya mengatakan kedua raksasa teknologi tersebut melanggar ketentuan dari Peraturan Menteri Komdigi nomor 9 tahun 2026 yang merupakan aturan pelaksana dari PP Tunas.

    "Kepada keduanya, pemerintah hari ini mengirimkan surat pemanggilan sebagai bagian dari penerapan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Meutya.

    Adapun Meta merupakan perusahaan induk atas platform digital Threads, Facebook, dan Instagram. Sementara Google merupakan perusahaan induk atas platform YouTube.

    Platform-platform digital tersebut dalam Peraturan Menteri Komdigi nomor 9 tahun 2026 dikategorikan sebagai platform berisiko tinggi dan wajib membatasi akses anak ke layanannya.

    Sayangnya hingga aturan itu berlaku, seluruh platform itu belum juga memenuhi kewajibannya untuk membatasi akses anak ke platform tersebut.

    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunan


    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunanPolres Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan pemantauan terhadap aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mencegah praktik penimbunan usai penyesuaian harga.

    "Kami hadir di SPBU Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Kuala Kurun tetap tercukupi,” kata Kabag Ops AKP Nurheriyanto di Kuala Kurun, Senin

    Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini merupakan langkah preventif Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

    Kehadiran polisi di tengah area pengisian bahan bakar tersebut bertujuan untuk memantau langsung aktivitas niaga sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengendara yang sedang mengantre.

    Monitoring dipimpin langsung oleh Kabag Ops, yang didampingi Kasat Samapta AKP A Agung Gede Raka Sumiartha, Piket Pamapta Ipda M Ramly, serta sejumlah personel piket fungsi lainnya.

    Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi adanya praktik kecurangan maupun potensi penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab, usai kenaikan harga BBM non subsidi.

    Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU, guna mencegah terjadinya kemacetan panjang yang kerap terjadi saat adanya fluktuasi harga maupun peningkatan volume kendaraan.

    Kabag Ops menegaskan, Polri berkomitmen penuh mengawal kebijakan pemerintah agar tidak terjadi panic buying atau pembelian berlebihan karena rasa takut akan kelangkaan produk.

    Pengawasan ini, sambungnya, tidak hanya dilakukan secara sepintas, namun juga mencakup pengecekan stok ketersediaan di tangki pendam SPBU.

    “Monitoring ini dilakukan secara humanis guna mencegah adanya kepanikan maupun upaya penimbunan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak," kata Nurheriyanto.

    Di lapangan petugas juga mengimbau warga agar tetap tertib saat mengantre, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan menggunakan sarana yang dilarang oleh regulasi.

    Selain aspek keamanan stok, penataan kendaraan menjadi poin penting mengingat letak SPBU yang berada di jalur protokol Jalan Pangeran Diponegoro. Petugas memastikan antrean kendaraan tidak memakan bahu jalan secara berlebihan agar aktivitas warga lainnya tidak terganggu.

    Polres Gumas berencana akan terus melakukan patroli serupa secara berkala di berbagai SPBU di wilayah hukum setempat, sebagai bentuk dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Diberitakan sebelumnya, harga sejumlah BBM non subsidi mengalami kenaikan per 18 April 2026, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

    Dedi Mulyadi klaim WFH ASN di Jabar sudah berjalan dan efektif


    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkapkan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi ASN yang kini diusung untuk penghematan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah berjalan setiap hari Kamis dan telah efektif memberi dampak pada anggaran.

    Menurut Dedi Mulyadi di Bandung, Senin, kebijakan kerja jarak jauh tersebut kini justru memicu capaian realisasi belanja anggaran yang melampaui target (over).

    Dedi menegaskan efektivitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh lagi diukur hanya dari kehadiran fisik di kantor, melainkan harus berbasis pada produk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    "Kita sudah dari dulu jalankan WFH, efektif. Lihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak. Selama ini administrasi berjalan dengan baik, kemudian realisasi belanja anggaran malah over," ujar Gubernur Dedi Mulyadi usai silaturahmi di Gedung Sate Bandung.

    Keberhasilan skema WFH ini, menurut dia, menjadi bukti bahwa birokrasi Jawa Barat tetap produktif meski tidak terpaku pada ruang kerja konvensional.

    Namun demikian, ia memberikan catatan kritis bahwa struktur birokrasi saat ini masih terlalu gemuk di tataran manajerial. Ia menyoroti ketimpangan jumlah antara pejabat struktural dan tenaga teknis yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

    "Problem dari kita ini lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan," ucap Dedi Mulyadi.

    Ke depan Gubernur Jabar itu berencana melakukan transformasi besar-besaran dengan memperbanyak porsi tenaga yang bekerja pada layanan teknis langsung.

    Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah tidak hanya berhenti di meja koordinasi, tetapi tereksekusi secara nyata di lapangan.

    Melalui sinergi antara efisiensi pola kerja WFH dan penguatan tenaga teknis, pihaknya optimistis dapat menjaga kesehatan fiskal daerah sembari terus meningkatkan kualitas layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Dalam momentum silaturahmi dan konsolidasi tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pegawai, sekaligus mengingatkan agenda krusial yang sedang dihadapi Jabar, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) hingga proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Jabar target cetak kelas menengah baru lewat beasiswa sekolah industri


    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan terciptanya kelas menengah baru di Jawa Barat dengan membuka akses bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk menembus sekolah industri unggulan yang selama ini sulit dijangkau masyarakat ekonomi bawah.

    Melalui skema beasiswa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mencetak tenaga kerja berkualifikasi tinggi yang mampu menempati posisi strategis di sektor manufaktur, guna memutus rantai kemiskinan secara struktural.

    "Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat dari sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ," ujar Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat.

    Pria yang akrab disapa KDM ini menjelaskan saat ini akses beasiswa telah diberikan kepada 100 siswa dan direncanakan melonjak hingga 800 penerima.

    Dengan latar belakang pendidikan unggulan, para siswa tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi buruh kasar, namun memiliki jalur karier yang jelas hingga level manajer di perusahaan besar.

    Langkah ini disambut positif oleh dunia usaha. Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar Ning Wahyu Astutik usai Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung, Kamis (23/4), menilai ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni merupakan kunci utama agar industri tetap bertahan dan kompetitif di Jawa Barat.

    "Beliau (KDM) fokus untuk menciptakan SDM-SDM yang berkualifikasi dengan menciptakan sekolah gratis bagi anak-anak yang mampu secara akademik. Kemudian nantinya dibentuk menjadi satu talent untuk mendukung para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja," kata Ning.

    Forum Industri Jawa Barat tersebut menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kurikulum pendidikan.

    Selain penguatan kualitas tenaga kerja, forum ini juga merumuskan langkah penyelesaian kendala investasi, hilirisasi industri, hingga penerapan industri hijau yang berkelanjutan di Jawa Barat.

    Bhabinkamtibmas Desa Kendal Rutin Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas


    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Desa Kendal Polsek Astanajapura Polresta Cirebon Brigadir Mistoful Munawaroh melaksanakan kegiatan sambang kepada warga, Jumat (24/04/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan dengan mengunjungi tokoh masyarakat guna menjalin komunikasi yang baik, sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, serta mendorong terciptanya tertib sosial di lingkungan desa.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Astanajapura AKP Suwito, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang rutin dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Dengan kegiatan ini, diharapkan Bhabinkamtibmas dapat mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolsek.

    Polsek Astanajapura juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

    Bhabinkamtibmas Pangenan Jalin Dialog, Tingkatkan Kamtibmas


    Dalam upaya menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban masyarakat, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pangenan secara aktif melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan pembinaan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja kepolisian untuk membangun sinergitas dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada tanggal 25 April 2026 ini, dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., melalui personel Binmas Polsek Pangenan. Fokus utama dari giat sambang ini adalah untuk menjalin komunikasi dua arah dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan himbauan yang konstruktif.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat. “Kegiatan Sambang Dialogis dan pembinaan Polsek Pangenan dilaksanakan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyambangi pemukiman warga Desa Japura Lor dilanjutkan dengan memberikan himbauan kepada warga Desa Japura Lor untuk tetap bekerjasama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Desa Japura Lor pada khususnya dan masyarakat wilayah Kecamatan Pangenan pada umumnya,” ujar Kapolsek Pangenan.

    Melalui dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada warga mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas serta cara pencegahannya. Himbauan juga disampaikan mengenai pentingnya kewaspadaan, melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwajib, serta menjaga kerukunan antarwarga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan peran penting mereka dalam menjaga kamtibmas akan semakin meningkat, sehingga Desa Japura Lor secara khusus dan Kecamatan Pangenan secara umum dapat senantiasa kondusif.

    Pasar Tegalgubug Aman, Polisi Imbau Pengunjung & Pedagang


    Arjawinangun – Demi terciptanya suasana pasar yang aman dan lancar, Bhabinkamtibmas Desa Tegalgubug dari Polsek Arjawinangun, Polresta Cirebon, gencar melaksanakan kegiatan himbauan. Aiptu Makmud, Bhabinkamtibmas Desa Tegalgubug, terlihat aktif memberikan imbauan melalui pengeras suara dari Pos Satpam pasar sandang Tegalgubug.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, terutama pada saat ramai hari pasaran di pasar sandang ikonik tersebut. Melalui metode ‘woro-woro’ atau pengumuman langsung, Aiptu Makmud mengingatkan para pedagang maupun pengunjung untuk senantiasa berhati-hati dalam menjaga barang bawaan mereka. Imbauan ini sangat penting mengingat potensi tindak kejahatan seperti pencopetan yang kerap mengincar korban yang lengah di keramaian.

    Kehadiran anggota Bhabinkamtibmas yang aktif memberikan himbauan secara langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh elemen yang memadati area pasar sandang Tegalgubug, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi semua.

    Kapolsek Arjawinangun Polresta Cirebon, Kompol Sumairi SH.M.Si, menegaskan peran vital Bhabinkamtibmas. Beliau menyatakan bahwa Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan Kepolisian yang ditugaskan untuk menjaga Kamtibmas di desa binaannya. Sebagai ujung tombak, Bhabinkamtibmas selalu hadir dan memonitor setiap kegiatan masyarakat untuk memastikan desa binaannya tetap aman dan kondusif.

    Polsek Pangenan Tertibkan Knalpot Bising


    Guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan dan mencegah gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Pangenan secara rutin melaksanakan kegiatan yang ditingkatkan (KRYD). Fokus utama dalam giat kali ini adalah menertibkan penggunaan knalpot bising pada kendaraan bermotor di wilayah Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 April 2026.

    Dalam pelaksanaan KRYD, anggota Polsek Pangenan secara aktif mengamankan knalpot bising yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar. Selain tindakan pengamanan, petugas juga memberikan edukasi dan himbauan kepada para pengendara untuk tidak lagi menggunakan knalpot yang berpotensi menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketertiban umum. Pengendara diingatkan untuk mengganti knalpot mereka dengan yang standar demi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., menegaskan pentingnya operasi ini. Beliau menyampaikan, “Sebagai bentuk antisipasi kerawanan Kamtibmas, Polsek Pangenan melaksanakan OPS KRYD dengan sasaran Knalpot bising. Setiap menemukan ada knalpot bising maka anggota akan mengamankannya kemudian bagi pengendara sepeda motor kami berikan himbauan untuk tidak menggunakan Knalpot bising lagi dan mengganti knalpot tersebut dengan knalpot standar. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kerawanan Kamtibmas yang dapat ditimbulkan oleh knalpot bising ini dapat diantisipasi sejak saat ini.

    Lebih lanjut, AKP Abdul Majid menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisir potensi konflik atau ketidaknyamanan yang dapat timbul akibat suara knalpot yang berlebihan. Dengan penertiban yang konsisten, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban umum semakin meningkat, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Pangenan.

    MODUS BARU! SINDIKAT OBAT KERAS TRAMADOL PAKAI SISTEM COD


    Babelan Kabupaten Bekasi Peredaran obat keras daftar G jenis Tramadol di Kabupaten Bekasi kian mengkhawatirkan dengan munculnya modus baru yang dinilai semakin licin dan sulit terdeteksi. Meski aparat telah menutup sejumlah toko penjaja obat terlarang, praktik ilegal tersebut justru beralih menggunakan sistem Cash On Delivery (COD) untuk mengelabui pengawasan.



    Fenomena ini terpantau di wilayah 78 Jl. Gelora Jalan Cipendawa Baru, Kelurahan Babelan kota, Kecamatan Babelan. Toko yang sebelumnya diduga menjadi tempat penjualan Tramadol memang telah ditutup, namun aktivitas transaksi masih berlangsung secara sembunyi-sembunyi di sekitar lokasi dengan metode COD.


    Kondisi ini memicu keresahan warga sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Lurah Babelan kota , bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat keras di wilayahnya.


    “Saat kami mendapatkan laporan, kami langsung turun ke lokasi. Namun saat itu belum ditemukan adanya transaksi,”  (24/4/2026).


    Ia menegaskan komitmennya untuk membersihkan wilayah Babelan Kota dari peredaran obat keras ilegal yang dinilai merusak generasi muda.


    “Kami akan tindak tegas dan menutup jika ada toko yang masih menjual obat keras daftar G di wilayah Babelan Kota ,” tegasnya.


    Kodriana juga menyoroti dampak serius dari penyalahgunaan Tramadol, khususnya di kalangan remaja. Ia menduga konsumsi obat keras tersebut menjadi salah satu pemicu meningkatnya tindakan kriminal seperti tawuran hingga aksi begal.


    “Indikasi tindak kriminal yang dilakukan remaja, seperti tawuran dan begal, sangat mungkin dipengaruhi oleh penggunaan obat keras. Ini harus menjadi perhatian bersama untuk menyelamatkan generasi muda,” tambahnya.


    Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam pengawasan dengan melaporkan setiap indikasi peredaran obat keras kepada RT, RW, pihak kelurahan, hingga kepolisian.


    Di sisi lain, aparat penegak hukum diminta tidak lengah dan meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap pola-pola baru peredaran obat terlarang yang semakin adaptif terhadap penindakan.


    Peredaran Tramadol dengan modus COD ini menjadi alarm keras bahwa penindakan saja tidak cukup. Diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran obat keras ilegal demi menjaga masa depan generasi bangsa.

    Sabtu, 09 Agustus 2025

    Bhabinkamtibmas Cirebon Jalin Silaturahmi dan Himbau Warga


    Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Kubang, Polsek Talun, Polresta Cirebon, melakukan sambang warga di Desa Kubang, Kecamatan Talun, pada tanggal 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kedekatan dan memastikan keamanan serta ketertiban di lingkungan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kerandon, Aipda Suharjo, secara langsung memberikan himbauan mengenai pentingnya kesadaran akan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu fokus utama himbauan adalah pengenalan dan penggunaan call center Kepolisian dengan nomor 110. Aipda Suharjo menekankan bahwa nomor darurat ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat apabila membutuhkan pertolongan dari pihak Kepolisian dalam situasi yang mendesak.

    Menanggapi kegiatan ini, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol IMARA UTAMA, SH., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Talun, AKP Ngatidja, SH., MH., memberikan arahan kepada seluruh Bhabinkamtibmas. Beliau menegaskan pentingnya untuk selalu menjalin komunikasi yang intensif dan membangun kerjasama yang solid dengan segenap elemen masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, serta memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.