• Jelajahi

    Copyright © Divisi polri news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Kamis, 21 Mei 2026

    Desa Sukamulya Gelar Panen Jagung Bersama TNI, Polri, dan Petani


    Kegiatan panen jagung berlangsung di Desa Sukamulya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, anggota Polsek setempat, Koramil, serta para petani setempat.

    Panen jagung ini menjadi bentuk kebersamaan antara masyarakat dan unsur pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan hasil pertanian warga.


    Dalam kegiatan tersebut, para petani bersama aparat terlihat turun langsung ke lahan jagung untuk melakukan panen secara bersama-sama.


    Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Desa Sukamulya.


     Kehadiran unsur TNI dan Polri bersama perangkat desa menunjukkan dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.


    Suasana panen berlangsung dengan penuh kebersamaan dan antusiasme warga yang turut hadir di lokasi kegiatan.

    Senin, 18 Mei 2026

    Jual Tramadol Secara Ilegal, Pria di Babelan Jadi Sorotan Warga, Sekarang Pakai Sistem COD



    Kabupaten Bekasi — Seorang pria yang diduga menjual obat keras jenis tramadol tanpa izin menjadi sorotan warga di wilayah Jl. Pertamina, Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas penjualan tersebut disebut-sebut berlangsung di sebuah kios kecil yang berada di pinggir jalan kawasan tersebut. Senin (18/5/2026).



    ‎Warga sekitar mengaku resah dengan dugaan peredaran obat keras yang dilakukan secara bebas. Pasalnya, tramadol merupakan obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan tenaga medis.


    ‎Jika disalahgunakan, obat tersebut dapat menimbulkan efek ketergantungan hingga gangguan kesehatan serius.



    ‎Dari informasi yang beredar, lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan berada di sebuah bangunan kios sederhana di tepi jalan. Tempat tersebut disebut kerap didatangi sejumlah pembeli pada waktu tertentu, termasuk pada malam hari.



    ‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan legalitas usaha tersebut.


    ‎Warga juga meminta pengawasan terhadap peredaran obat-obatan keras diperketat agar tidak mudah diakses, terutama oleh kalangan remaja.



    ‎Selain itu, warga berharap pihak kepolisian dari Polsek Babelan dapat segera menindaklanjuti laporan dan informasi yang beredar di masyarakat.


    Mereka meminta agar apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum terkait penjualan obat keras tanpa izin, tindakan tegas dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.



    ‎Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas penjualan tramadol tersebut. Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai adanya hasil pemeriksaan resmi dari aparat terkait.


    Senin, 11 Mei 2026

    Para Pelaku yang Diduga Lakukan Perusakan-Penjarahan Warung Seorang Janda Akhirnya Diciduk Polisi Cirebon


    Petugas dari Polres Cirebon Kota berhasil meringkus sejumlah orang yang diduga ikut dalam aksi brutal gerombolan bermotor di Gang Pandesan 1, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon pada Minggu, 3 Mei 2026 malam.

    Barang bukti menjadi penanda terbongkarnya teror kelompok motor yang sebelumnya membuat warga Gang Pandesan 1 resah usai sebuah warung milik janda diserbu gerombolan bermotor bersenjata tajam.

    "Jadi siang ini kita merilis pelaku tindak pidana setiap orang dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan atau pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang bisa kita sebut kelompok motor," ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, Senin (11/5/2026).


    Polisi kini telah mengamankan enam orang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, dua orang resmi ditetapkan sebagai tersangka yakni RS (44 tahun) dan PS (40 tahun)."Dari enam orang ini, dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka," tuturnya.

    Para pelaku dijerat Pasal 262 junto Pasal 479 atau Pasal 476 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.


    Kapolres mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.


    Saat itu, korban tengah berjualan seperti biasa sebelum tiba-tiba didatangi puluhan orang yang diduga bagian dari kelompok motor tertentu.

    "Mereka terafiliasi pada kelompok motor tertentu, sehingga melakukan pengejaran terhadap korban termasuk merusak warung milik korban," ucapnya.

    Polisi Ringkus Geng Motor yang Meresahkan Warga Pandesan


    Satreskrim Polres Cirebon Kota meringkus enam pelaku pengrusakan dan pencurian yang terjadi di Pendesan, Kelurahan Pekalangan, Kota Cirebon. Dari enam pelaku dua ditetapkan sebagai tersangka.pengrusakan dan pencurian.

    Sebelumnya, beredar video puluhan berandalan motor ribut dengan warga Pandesan pada Minggu (3/5/2026). Dalam video mereka mengejar salah satu warga dan melakukan pengrusakan serta pencurian di tempat usaha korban.

    Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, dua pelaku yang ditetapkan tersangka berinisial RS (44) dan VSA (23). Kedua tersangka terbukti melakukan pengrusakan toko dan mencuri sejumlah barang yang ada di dalamnya.


    “Sudah kami amankan kini tengah dalam proses penyidikan di Satreskrim Polres Cirebon Kota,” kata Eko kepada wartawan saat konferensi pers, Senin (11/5/2026)

    Masih kata Eko, kejadian ini bermula saat berandalan motor tengah berkumpul di sekitar Stadion Bima. Kemudian saat live di media sosial mereka di tantang oleh rivalnya. Geng motor itu kemudian konvoi keliling Kota Cirebon mencari rivalnya.

    “Ada sebanyak 50 orang yang ikut dalam konvoi tersebut keliling Kota Cirebon mencari rivalnya yang menantang di live medsos,” jelas Eko.

    Saat diperjalanan, konvoi motor berhenti melihat korban memakai baju salah satu berandalan motor yang menjadi rivalnya. Pelaku langsung mengejar korban hingga ke dalam gang. Kesal buruannya kabut pelaku merusak toko dan mencuri.


    “Korban lari karena takut jadi sasaran konvoi berandalan motor Meski berhasil kabur toko dan barang dagangannya jadi korban,” tambah Eko.

    Dari hasil penyidikan, Satreskrim Polres Cirebon Kota mengamankan tongkat baseball, sangkur, jaket berandal motor dan barang yang dicuri. Pelaku terancam KUHP Pasal 262 tentang pencurian atau pengrusakan dengan ancaman 9 tahun penjara.

    “Kami tidak segan-segan menindak tegas siapapun yang sudah menganggu kondusivitas Kota Cirenon,

    Jejak Lari Abah Duni, dari Panggung Juara ke Senja Sunyi

     


    Suara riuh pertandingan itu kini tinggal gema dalam ingatan. Di sebuah sudut sederhana tak jauh dari GOR Singalodra, Desa/Kecamatan Sindang, Indramayu, seorang lelaki tua menghabiskan hari-harinya dengan ritme yang jauh berbeda dari masa mudanya. Dia adalah Duni (80), mantan pelari yang pernah mencicipi manisnya podium juara pada era 1970-an.


    Dulu, lintasan lari adalah dunianya. Kakinya berlari cepat, napasnya teratur, dan sorak penonton menjadi energi yang menguatkan. Pria yang akrab disapa "Abah Duni" ini bukan sekadar pelari biasa. Ia pernah menorehkan prestasi di tingkat Jawa Barat, bahkan menjadi juara dalam berbagai kejuaraan.


    Dalam satu kisah yang masih ia ingat, ia menaklukkan lomba 10 kilometer dengan catatan waktu 32 menit di Porda Jabar yang diselenggarakan di Bogor pada 1974, sebuah capaian yang membanggakan pada masanya. Waktu itu ia mendapatkan juara 4 atau juara harapan 1. Kemudian, ia juga pernah tergabung dalam kontingen Jawa Barat dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 1977 di Jakarta. Sayang, saat itu ia belum beruntung.



    Dua pencapaian terbesar di atas yang akan selalu ia ingat bersamaan dengan prestasi-prestasi lainnya di tingkat kabupaten dan antar sekolah.


    Namun waktu, seperti lintasan yang terus berputar, membawa Abah Duni ke garis kehidupan yang berbeda.


    Kini, di usia senjanya, tak ada lagi medali yang berkilau di dada, tak ada pula sorak penonton yang menyebut namanya. Abah Duni tinggal di rumah sederhana bersama keluarganya. Sehari-hari, ia membantu putri bungsunya, Ulfa, berjualan di depan rumah. Pekerjaan kecil seperti menyiapkan dagangan atau mengisi air menjadi rutinitasnya.


    "Kegiatan saya sehari-hari bantu anak dagangan," ujar Abah Duni menjawab pertanyaan tentang rutinitasnya saat ini.


    Kehidupan tidak selalu berpihak. Setelah masa kejayaannya berakhir, Abah Duni menjalani berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup -mulai dari mencari kayu di hutan, menjadi kuli panggul beras, hingga pekerjaan kasar lainnya.


    Bahkan becak yang dulu ia kayuh untuk mencari nafkah kini tak lagi mampu ia tarik seperti dulu. Tenaganya sudah tak sekuat masa mudanya; kini ia hanya sesekali menggunakannya untuk keperluan ringan, seperti mengantar gas.


    Di balik kesederhanaan hidupnya, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan. Abah Duni adalah ayah dari tujuh anak, kakek dari 18 cucu, dan buyut dari enam cicit. Namun keterbatasan ekonomi membuat pendidikan anak-anaknya tak bisa melampaui bangku SMP.


    Saat ditanya tentang masa lalunya, matanya masih menyimpan kilau kebanggaan. Ia mengenang piala-piala yang pernah ia raih -hadiah yang dulu menjadi simbol kemenangan, meski tak pernah benar-benar mengubah nasib hidupnya. Tidak ada kontrak besar, tidak ada jaminan masa depan. Hanya kenangan dan pengalaman yang tersisa.



    Ada nada haru dalam suaranya ketika berbicara tentang kehidupan atlet. Ia menyiratkan harapan sederhana: agar para atlet yang berjaya tidak berakhir dalam kesulitan seperti dirinya.


    "Pestasi seharusnya dihargai, bukan hanya saat mereka berada di puncak, tetapi juga ketika mereka menua dan tak lagi mampu berlari," ujar Abah Duni dalam bahasa Indramayu, yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.


    Kisah Abah Duni adalah potret yang jujur tentang kehidupan -tentang kejayaan yang fana dan realitas yang sering kali tak ramah. Di tengah segala keterbatasan, ia tetap menjalani hari dengan keteguhan, seolah masih berlari, bukan di lintasan stadion, melainkan di lintasan kehidupan yang panjang dan tak selalu mulus.

    Sabtu, 25 April 2026

    Kakorsabhara Baharkam Polri Pantau Langsung Latihan Simulasi Sispamkota di Polda Sumut


    MEDAN – Menjelang agenda strategis pengamanan wilayah, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar Gladi Bersih Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Lapangan Parkir Mapolda Sumut pada Rabu (22/4/2024) siang.

    Kegiatan krusial ini ditinjau langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

    Simulasi yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menampilkan berbagai skenario kontinjensi, mulai dari penanganan unjuk rasa massa hingga teknik penguraian massa (Raimas) dan pengamanan objek vital. Kehadiran jajaran petinggi Polri ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta sinkronisasi taktik di lapangan dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Sumatera Utara.

    “Gladi bersih ini merupakan wujud nyata kesiapan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kita memastikan seluruh personel memahami SOP dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terukur dalam situasi apa pun,” ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan di sela-sela kegiatan.

    Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., Dir Pam Obvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., serta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvin Simanjuntak, S.I.K., M.H.

    Selain pejabat utama Polda Sumut, tim Supervisi dari Baharkam Polri juga tampak memberikan evaluasi mendalam terhadap jalannya simulasi. Sinergi antara pusat dan daerah ini diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan kota secara komprehensif.

    Seluruh rangkaian gladi bersih berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, menggambarkan profesionalisme tinggi dari setiap satuan yang terlibat. Dengan usainya simulasi ini, Polda Sumut menyatakan siap mengawal stabilitas keamanan demi kelancaran agenda-agenda nasional mendatang.

    Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru


    Depok – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks.

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakernis Korbrimob Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, serta seluruh pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob se-Indonesia.

    Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan profesionalisme Korbrimob Polri sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih, antara lain keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, prestasi di ajang internasional World Police & Fire Games, serta penghargaan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik. Capaian ini menunjukkan bahwa Brimob memiliki kapasitas yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

    Wakapolri menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.

    Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat.

    Selain itu, Wakapolri mendorong penguatan pelaksanaan tugas berbasis riset dengan memanfaatkan ekosistem akademik melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan kemampuan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.

    Sejalan dengan itu, percepatan adaptasi teknologi modern menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, dan body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

    Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional guna memberikan respons cepat dan tepat dalam melindungi masyarakat.

    Sebagai arah pengembangan ke depan, Wakapolri menjabarkan Road Map Transformasi Korbrimob yang terbagi dalam tiga fase utama, yaitu pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) baik pada domain fisik maupun siber.

    Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis.

    Polri berkomitmen untuk terus memperkuat Korbrimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya, serta selalu hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

    Dialog bersama Tokoh Masyarakat Loktuan : Polri himbau untuk bersama Jaga Keamanan lingkungan


    BONTANG, 17 April 2026 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan AIPTU Bambang Sumantri, S.H. bersama Kaapolsub Sektor Loktuan dari Polsek Bontang Utara Kesatuan Polres Bontang melaksanakan kegiatan sambang kunjung dengan tokoh masyarakat pada Jumat, 17 April 2026, pukul 11.00 Wita. Kegiatan tersebut bertempat di Jl. Kapal Tangker RT 26 Kel. Loktuan Kec. Bontang Utara Kota Bontang dengan menemui Bpk Abdul Azis.


    Dalam pertemuan tersebut, AIPTU Bambang Sumantri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mensosialisasikan Hotline Kapolres Bontang di nomor 0822 5252 8823 yang bisa dihubungi via WA dan SMS. Hotline ini disiapkan agar masyarakat dapat menyampaikan saran, kritik, dan keluhan secara cepat untuk segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.


    Ia juga mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kel. Loktuan agar tetap aman dan kondusif. Warga diimbau waspada terhadap penipuan media sosial dengan modus hadiah, undian, lelang kendaraan, maupun aplikasi undangan dari orang tidak dikenal.


    Himbauan lain yang disampaikan meliputi kewaspadaan terhadap kejahatan 3C yaitu curian, curat, dan curanmor, peredaran uang palsu, penyalahgunaan narkoba, serta paham radikal yang tidak sesuai ideologi Pancasila. Bpk Abdul Azis diminta membantu menyampaikan pesan ini kepada warga sekitar.


    AIPTU Bambang Sumantri menegaskan apabila ada hal yang menonjol agar segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek Bontang Utara. Bpk Abdul Azis menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan siap bersinergi menjaga keamanan lingkungan. Selama kegiatan, situasi terpantau aman dan giat berjalan lancar.

    Italia kirim kapal ranjau, amankan Selat Hormuz

     


    Italia menyiapkan hingga empat kapal, termasuk dua penyapu ranjau, untuk bergabung dalam misi internasional membersihkan Selat Hormuz.

    Kepala Staf Angkatan Laut Italia Giuseppe Berutti Bergotto menyebut rencana kontinjensi mencakup dua kapal penyapu ranjau, satu kapal pengawal, dan satu kapal logistik.

    "Rencana darurat yang disusun oleh Kepala Staf Pertahanan mencakup sebuah kelompok yang terdiri dari dua kapal penyapu ranjau, sebuah kapal pengawal, dan sebuah kapal logistik," kata Bergotto kepada RAI, seperti dikutip Reuters.

    Ia menegaskan Italia akan bertindak bersama koalisi internasional. “Jelas kami tidak bertindak sendirian. Kami adalah bagian dari koalisi internasional, dan negara-negara lain juga akan mengirimkan kapal penyapu ranjau,” ujarnya, seraya menyebut Inggris, Prancis, Belgia, dan Belanda memiliki kemampuan serupa.

    Rencana ini muncul setelah pertemuan para pemimpin Eropa di Paris yang membahas upaya multinasional untuk mengamankan jalur pelayaran di Hormuz, yang sempat terganggu akibat konflik AS-Israel dengan Iran.

    Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Sejumlah negara telah menyatakan kesiapan bergabung dalam misi pengamanan jalur tersebut.

    Bergotto mengatakan kapal Italia akan berlayar dari pelabuhan La Spezia dan membutuhkan waktu sekitar empat minggu untuk mencapai lokasi. Saat ini, Italia memiliki delapan kapal penyapu ranjau aktif.

    Sementara itu, Menteri Pertahanan Guido Crosetto menyatakan pemerintah akan meminta persetujuan parlemen sebelum mengesahkan partisipasi Italia dalam misi tersebut. (DH)

    Arab Saudi sampaikan duka atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon

     Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia atas gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia saat bertugas di Lebanon.

    Kedubes Arab Saudi di Jakarta menyatakan ungkapan duka terdalam kepada keluarga Praka Rico serta rakyat dan Pemerintah Indonesia atas wafatnya prajurit TNI itu dalam misi menjaga perdamaian yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) akibat serangan Israel

    Dalam pernyataan Kedubes Arab Saudi di platform X, Sabtu, Kerajaan Arab Saudi juga menyatakan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.

     

    Praka Rico Pramudia menjadi prajurit kedua TNI yang gugur akibat serangan artileri, yang diindikasikan berasal dari Israel terhadap posisi UNIFIL, sejak 29 Maret lalu.

    Praka Rico mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (24/4) usai dirawat selama hampir sebulan akibat luka yang diderita dalam insiden yang terjadi di Adchit Al-Qusayr itu. Insiden serangan itu juga menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon.

    Dengan wafatnya Praka Rico, Indonesia sudah kehilangan empat prajurit TNI saat bertugas bersama UNIFIL di Lebanon selatan dalam sebulan terakhir.

    Indonesia menuai banyak keuntungan dari kerja sama militer dengan Korsel

    Pakar pertahanan dan hubungan internasional Binus University Curie Maharani menilai Indonesia akan menerima banyak keuntungan jika terus membangun kerja sama di bidang militer dengan Korea Selatan (Korsel).

    Hal tersebut dikatakan Curie mengingat Indonesia sempat terlibat dalam beberapa proyek kerja sama militer, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) prajurit, kerja sama di bidang AI dan pembuatan pesawat tempur KF-21 Boramae.

    ‘’Meski Indonesia dan Korsel sama-sama bukan negara inovator teknologi pertahanan, Korsel bernilai strategis bagi Indonesia sebagai penyuplai, pemandu utama, dan kolaborator norma,’’ kata Curie saat acara pembukaan Lomba Menulis yang diselenggarakan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) bertema ‘’Kemitraan Strategis RI-Korsel 2026: Pertahanan, AI, dan Pengembangan SDM’’ seperti dikutip siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

    Curie pun merinci beberapa keuntungan yang akan didapat Indonesia dari kerja sama ini. Pertama, sebagai sumber akses bagi Indonesia untuk mendapatkan teknologi standar Barat dari tangan kedua.

    "Dengan demikian, Indonesia mempunyai kesempatan untuk meningkatkan kualitas teknologi alat utama sistem senjata (alutsista) berikut SDM-nya," ujarnya.

    Kedua, kata Cure, Korsel sebagai raksasa baru industri pertahanan dunia dengan konsumen global, membutuhkan rantai suplai berdaya saing yang memungkinkan diisi oleh Indonesia.

    Dengan bekerja sama dengan Indonesia, menurut dia, Korea Selatan akan mendapatkan kepastian dari segi kepastian produk, logistik hingga pendistribusian produk.

    Ketiga, lanjut Curie, baik Indonesia maupun Korea Selatan, bisa lebih fokus dalam pengembangan penggunaan AI di sektor pertahanan.

    ‘’Indonesia perlu menyusun strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi kemitraan dengan Korsel tersebut,’’ paparnya.

    Curie pun menyoroti secara khusus kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang pengembangan KF-21 Boramae. Menurut dia, kerja sama itu merupakan proyek strategis karena berdampak pada kemandirian industri pertahanan Indonesia.

    Meskipun, menurut dia, ekspektasi awal Indonesia akan proyek ini perlu disesuaikan dengan realitas terkini.

    “Pengembangan KF-21 tetap strategis meski mungkin manfaat yang akan didapat tidak sama seperti yang diperhitungkan di awal," kata dia.

    "Harapannya, penambahan mitra baru dalam pengembangan versi lanjutan KF-21 akan mengurangi cost share dan risiko kegagalan yang ditanggung kedua negara,” sambung Curie.

    Kendati demikian, Curie tetap optimistis kerja sama ini akan membawa dampak kemajuan di bidang peningkatan teknologi alutsista TNI.

    Kegiatan Lomba menulis yang digelar ISDS ini berlangsung mulai 17 April hingga 7 Juni 2026 yang bisa diikuti seluruh kalangan masyarakat yang usianya di atas 17 tahun. Info selengkapnya tentang lomba ada pada https://bit.ly/Lomba-RI-Korsel.

    TikTok patuhi PP Tunas soal pembatasan medsos untuk anak

     Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa platform media sosial TikTok telah mematuhi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak dan aturan turunannya.

    Adapun peraturan tersebut menetapkan pembatasan akses media sosial (medsos) untuk anak di bawah 16 tahun. Meutya mengapresiasi itikad baik TikTok yang memutuskan untuk mematuhi PP Tunas sebagai upaya perlindungan anak-anak Indonesia di ranah digital.

    "Kami bersuka cita bahwa hari ini pemerintah dapat menyampaikan apresiasi kepada platform TikTok yang sudah memutuskan bergabung dalam gerakan bersama untuk melindungi anak-anak, khususnya di Indonesia," kata Meutya di kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Selasa.

    Meutya memaparkan, TikTok telah melaksanakan berbagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas seperti menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada pemerintah Indonesia untuk menjalankan hal-hal yang tertera di dalam PP Tunas dan juga peraturan turunannya.

    Selain itu, TikTok telah menyatakan batas usia minimum pengguna platformnya menjadi 16 tahun melalui publikasi di halaman pusat bantuan. Platform media sosial itu juga disebut berkomitmen untuk memperbarui secara bertahap pelaksanaan kebijakan tersebut.

    Meutya mengatakan, TikTok menjadi platform digital pertama yang melaporkan telah menonaktifkan akun anak berusia di bawah 16 tahun di Indonesia. Per tanggal 10 April 2026, tercatat TikTok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun.

    "Ini adalah langkah kemenangan awal bagi publik, orang tua, anak di Indonesia dan kita, sekali lagi apresiasi TikTok yang sudah melaporkan awal terkait jumlah akun yang berhasil di take down," ujarnya.

    Meutya mendorong platform digital lain mengikuti langkah TikTok untuk melaporkan jumlah akun anak di bawah 16 tahun yang telah dinonaktifkan.

    Dengan demikian, kini sudah ada enam dari delapan platform pada tahap awal implementasi PP Tunas yang telah menyatakan kepatuhannya, yakni X, Bigolive, Instagram, Facebook, Threads, dan TikTok. Sedangkan Roblox dan YouTube masih dikategorikan sebagai platform yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan PP Tunas.

    Kemkomdigi memberi tenggat waktu tiga bulan kepada platform digital lain untuk menyampaikan laporan hasil penilaian mandiri mengenai profil risiko produk, fitur, dan layanannya.

    Meta dan Google diperiksa Kemkomdigi soal dugaan pelanggaran PP Tunas

     Perusahaan platform digital Meta dan Google memenuhi panggilan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

    Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar menjelaskan, Meta telah menjalani pemeriksaan di Kantor Kemkomdigi pada Senin (6/4). Sedangkan Google mendatangi Kemkomdigi hari ini, Selasa.

    "Platform Meta yang membawahi Facebook, Instagram, dan Threads, serta Google yang memiliki YouTube, telah memenuhi panggilan kedua kita," kata Alexander di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat pada Selasa.

    Selama proses pemeriksaan, kedua perusahaan tersebut dicecar 29 pertanyaan untuk mendalami dugaan pelanggaran atas peraturan yang berlaku di Indonesia.

    "Jadi fokus kita adalah kepada pasal 30 Peraturan Menteri tentang pelaksanaan PP Tunas," ujar Alexander.

    Adapun Kemkomdigi belum mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut karena masih akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

    Alexander menambahkan Meta menjanjikan akan memberikan dokumen tambahan untuk melengkapi proses pemeriksaan.

    Diketahui, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara tegas menyampaikan pemanggilan terhadap Meta dan Google sebagai imbas dari kedua raksasa teknologi tersebut tidak mematuhi ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) dan aturan turunannya.

    Meutya mengatakan kedua raksasa teknologi tersebut melanggar ketentuan dari Peraturan Menteri Komdigi nomor 9 tahun 2026 yang merupakan aturan pelaksana dari PP Tunas.

    "Kepada keduanya, pemerintah hari ini mengirimkan surat pemanggilan sebagai bagian dari penerapan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Meutya.

    Adapun Meta merupakan perusahaan induk atas platform digital Threads, Facebook, dan Instagram. Sementara Google merupakan perusahaan induk atas platform YouTube.

    Platform-platform digital tersebut dalam Peraturan Menteri Komdigi nomor 9 tahun 2026 dikategorikan sebagai platform berisiko tinggi dan wajib membatasi akses anak ke layanannya.

    Sayangnya hingga aturan itu berlaku, seluruh platform itu belum juga memenuhi kewajibannya untuk membatasi akses anak ke platform tersebut.

    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunan


    Polres Gumas pantau penjualan BBM di SPBU cegah penimbunanPolres Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan pemantauan terhadap aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mencegah praktik penimbunan usai penyesuaian harga.

    "Kami hadir di SPBU Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Kuala Kurun tetap tercukupi,” kata Kabag Ops AKP Nurheriyanto di Kuala Kurun, Senin

    Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini merupakan langkah preventif Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

    Kehadiran polisi di tengah area pengisian bahan bakar tersebut bertujuan untuk memantau langsung aktivitas niaga sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengendara yang sedang mengantre.

    Monitoring dipimpin langsung oleh Kabag Ops, yang didampingi Kasat Samapta AKP A Agung Gede Raka Sumiartha, Piket Pamapta Ipda M Ramly, serta sejumlah personel piket fungsi lainnya.

    Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi adanya praktik kecurangan maupun potensi penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab, usai kenaikan harga BBM non subsidi.

    Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar area SPBU, guna mencegah terjadinya kemacetan panjang yang kerap terjadi saat adanya fluktuasi harga maupun peningkatan volume kendaraan.

    Kabag Ops menegaskan, Polri berkomitmen penuh mengawal kebijakan pemerintah agar tidak terjadi panic buying atau pembelian berlebihan karena rasa takut akan kelangkaan produk.

    Pengawasan ini, sambungnya, tidak hanya dilakukan secara sepintas, namun juga mencakup pengecekan stok ketersediaan di tangki pendam SPBU.

    “Monitoring ini dilakukan secara humanis guna mencegah adanya kepanikan maupun upaya penimbunan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak," kata Nurheriyanto.

    Di lapangan petugas juga mengimbau warga agar tetap tertib saat mengantre, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan menggunakan sarana yang dilarang oleh regulasi.

    Selain aspek keamanan stok, penataan kendaraan menjadi poin penting mengingat letak SPBU yang berada di jalur protokol Jalan Pangeran Diponegoro. Petugas memastikan antrean kendaraan tidak memakan bahu jalan secara berlebihan agar aktivitas warga lainnya tidak terganggu.

    Polres Gumas berencana akan terus melakukan patroli serupa secara berkala di berbagai SPBU di wilayah hukum setempat, sebagai bentuk dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Diberitakan sebelumnya, harga sejumlah BBM non subsidi mengalami kenaikan per 18 April 2026, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

    Dedi Mulyadi klaim WFH ASN di Jabar sudah berjalan dan efektif


    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkapkan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi ASN yang kini diusung untuk penghematan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah berjalan setiap hari Kamis dan telah efektif memberi dampak pada anggaran.

    Menurut Dedi Mulyadi di Bandung, Senin, kebijakan kerja jarak jauh tersebut kini justru memicu capaian realisasi belanja anggaran yang melampaui target (over).

    Dedi menegaskan efektivitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh lagi diukur hanya dari kehadiran fisik di kantor, melainkan harus berbasis pada produk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    "Kita sudah dari dulu jalankan WFH, efektif. Lihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak. Selama ini administrasi berjalan dengan baik, kemudian realisasi belanja anggaran malah over," ujar Gubernur Dedi Mulyadi usai silaturahmi di Gedung Sate Bandung.

    Keberhasilan skema WFH ini, menurut dia, menjadi bukti bahwa birokrasi Jawa Barat tetap produktif meski tidak terpaku pada ruang kerja konvensional.

    Namun demikian, ia memberikan catatan kritis bahwa struktur birokrasi saat ini masih terlalu gemuk di tataran manajerial. Ia menyoroti ketimpangan jumlah antara pejabat struktural dan tenaga teknis yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

    "Problem dari kita ini lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan," ucap Dedi Mulyadi.

    Ke depan Gubernur Jabar itu berencana melakukan transformasi besar-besaran dengan memperbanyak porsi tenaga yang bekerja pada layanan teknis langsung.

    Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah tidak hanya berhenti di meja koordinasi, tetapi tereksekusi secara nyata di lapangan.

    Melalui sinergi antara efisiensi pola kerja WFH dan penguatan tenaga teknis, pihaknya optimistis dapat menjaga kesehatan fiskal daerah sembari terus meningkatkan kualitas layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Dalam momentum silaturahmi dan konsolidasi tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pegawai, sekaligus mengingatkan agenda krusial yang sedang dihadapi Jabar, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) hingga proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Jabar target cetak kelas menengah baru lewat beasiswa sekolah industri


    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan terciptanya kelas menengah baru di Jawa Barat dengan membuka akses bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk menembus sekolah industri unggulan yang selama ini sulit dijangkau masyarakat ekonomi bawah.

    Melalui skema beasiswa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mencetak tenaga kerja berkualifikasi tinggi yang mampu menempati posisi strategis di sektor manufaktur, guna memutus rantai kemiskinan secara struktural.

    "Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat dari sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ," ujar Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat.

    Pria yang akrab disapa KDM ini menjelaskan saat ini akses beasiswa telah diberikan kepada 100 siswa dan direncanakan melonjak hingga 800 penerima.

    Dengan latar belakang pendidikan unggulan, para siswa tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi buruh kasar, namun memiliki jalur karier yang jelas hingga level manajer di perusahaan besar.

    Langkah ini disambut positif oleh dunia usaha. Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar Ning Wahyu Astutik usai Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung, Kamis (23/4), menilai ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni merupakan kunci utama agar industri tetap bertahan dan kompetitif di Jawa Barat.

    "Beliau (KDM) fokus untuk menciptakan SDM-SDM yang berkualifikasi dengan menciptakan sekolah gratis bagi anak-anak yang mampu secara akademik. Kemudian nantinya dibentuk menjadi satu talent untuk mendukung para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja," kata Ning.

    Forum Industri Jawa Barat tersebut menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kurikulum pendidikan.

    Selain penguatan kualitas tenaga kerja, forum ini juga merumuskan langkah penyelesaian kendala investasi, hilirisasi industri, hingga penerapan industri hijau yang berkelanjutan di Jawa Barat.

    Bhabinkamtibmas Desa Kendal Rutin Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas


    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Desa Kendal Polsek Astanajapura Polresta Cirebon Brigadir Mistoful Munawaroh melaksanakan kegiatan sambang kepada warga, Jumat (24/04/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan dengan mengunjungi tokoh masyarakat guna menjalin komunikasi yang baik, sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, serta mendorong terciptanya tertib sosial di lingkungan desa.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Astanajapura AKP Suwito, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang rutin dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Dengan kegiatan ini, diharapkan Bhabinkamtibmas dapat mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolsek.

    Polsek Astanajapura juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

    Bhabinkamtibmas Pangenan Jalin Dialog, Tingkatkan Kamtibmas


    Dalam upaya menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban masyarakat, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pangenan secara aktif melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan pembinaan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja kepolisian untuk membangun sinergitas dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada tanggal 25 April 2026 ini, dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., melalui personel Binmas Polsek Pangenan. Fokus utama dari giat sambang ini adalah untuk menjalin komunikasi dua arah dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan himbauan yang konstruktif.

    Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H., menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat. “Kegiatan Sambang Dialogis dan pembinaan Polsek Pangenan dilaksanakan kepada warga Desa Japura Lor. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyambangi pemukiman warga Desa Japura Lor dilanjutkan dengan memberikan himbauan kepada warga Desa Japura Lor untuk tetap bekerjasama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Desa Japura Lor pada khususnya dan masyarakat wilayah Kecamatan Pangenan pada umumnya,” ujar Kapolsek Pangenan.

    Melalui dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada warga mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas serta cara pencegahannya. Himbauan juga disampaikan mengenai pentingnya kewaspadaan, melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwajib, serta menjaga kerukunan antarwarga. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan peran penting mereka dalam menjaga kamtibmas akan semakin meningkat, sehingga Desa Japura Lor secara khusus dan Kecamatan Pangenan secara umum dapat senantiasa kondusif.

    Pasar Tegalgubug Aman, Polisi Imbau Pengunjung & Pedagang


    Arjawinangun – Demi terciptanya suasana pasar yang aman dan lancar, Bhabinkamtibmas Desa Tegalgubug dari Polsek Arjawinangun, Polresta Cirebon, gencar melaksanakan kegiatan himbauan. Aiptu Makmud, Bhabinkamtibmas Desa Tegalgubug, terlihat aktif memberikan imbauan melalui pengeras suara dari Pos Satpam pasar sandang Tegalgubug.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, terutama pada saat ramai hari pasaran di pasar sandang ikonik tersebut. Melalui metode ‘woro-woro’ atau pengumuman langsung, Aiptu Makmud mengingatkan para pedagang maupun pengunjung untuk senantiasa berhati-hati dalam menjaga barang bawaan mereka. Imbauan ini sangat penting mengingat potensi tindak kejahatan seperti pencopetan yang kerap mengincar korban yang lengah di keramaian.

    Kehadiran anggota Bhabinkamtibmas yang aktif memberikan himbauan secara langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh elemen yang memadati area pasar sandang Tegalgubug, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi semua.

    Kapolsek Arjawinangun Polresta Cirebon, Kompol Sumairi SH.M.Si, menegaskan peran vital Bhabinkamtibmas. Beliau menyatakan bahwa Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan Kepolisian yang ditugaskan untuk menjaga Kamtibmas di desa binaannya. Sebagai ujung tombak, Bhabinkamtibmas selalu hadir dan memonitor setiap kegiatan masyarakat untuk memastikan desa binaannya tetap aman dan kondusif.